Telkom Yogyakarta

  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
  • default color
  • black color
Home Resensi Buku Demystifying the Black Art

Demystifying the Black Art

E-mail Print PDF

Sofware Estimation : Demystifying the Black Art (Best Practices)
Oleh : Anung Asmoro

Estimasi biaya dan usaha software tidak akan pernah menjadi bidang ilmu eksak. Hal itu disebabkan oleh terlalu banyaknya variabel seperti manusia, masalah teknik, lingkungan, politik yang mempengaruhi kebutuhan biaya, jadwal dan usaha dalam pengembangan software. Meskipun demikian, ada langkah-langkah ilmiah tertentu yang bisa dilakukan untuk meminimalkan ketidakpastian, sehingga estimasi proyek software bisa mentransformasikan dari black art ke serangkaian langkah yang sistematis untuk menyediakan estimasi dengan tingkat resiko yang bisa diterima. Tingkat resiko di sini termasuk seberapa kuat landasan estimasi alokasi anggaran terutama jika diperiksa auditor maupun KPK ;o).

Estimasi proyek software yang efektif adalah suatu aktivitas yang paling menantang dan penting dalam proses pengembangan software. Tanpa estimasi yang bagus dan reliable tidak mungkin menyusun rencana dan kontrol proyek dengan baik.

Estimasi proyek yang under-estimate, akan mengarahkan proyek untuk under-staffing, under-scoping, dan jadwal proyek cenderung disusun lebih pendek. Under-staffing berarti proyek diarahkan untuk menggunakan sumber daya manusia (SDM) lebih sedikit dari yang seharusnya. Under-scoping berarti memproyeksikan ukuran proyek lebih sempit dari yang seharusnya, sehingga menimbulkan resiko deliverable yang berkualitas rendah. Jadwal proyek yang disusun lebih pendek dari seharusnya akan mengakibatkan deadline tidak tercapai dan ini berakibat hilangnya kredibilitas.

Untuk menghindari hal ini, banyak pihak cenderung over-estimate dalam melakukan estimasi. Estimasi proyek yang over-estimate hanya akan berakibat buruk bagi organisasi. Ini akan menyebabkan proyek menyerap biaya lebih besar dari seharusnya, dan membutuhkan waktu lebih lama sehingga menimbulkan kehilangan peluang dan akan menghambat penggunaan sumber daya untuk proyek berikutnya.

Buku ini sangat menarik untuk dibaca, dipelajari dan digunakan sebagai referensi atau panduan baik oleh para estimator proyek software, manajer yang wewenang kerjanya ada komponen pengembangan software, maupun kalangan umum untuk lebih memahami estimasi dalam pengembangan software. Hal ini disebabkan karena dalam buku ini dituangkan hal-hal yang dianggap mistis, tabu, dan jarang diungkapkan dalam praktek pengembangan software terutama dalam memperkirakan besarnya biaya, dan tenaga yang diperlukan dalam pengembangan software dengan pendekatan ilmiah mencakup prosedur estimasi, formula-formula estimasi serta pendekatan heuristic dalam estimasi.

Lebih jauh lagi, buku ini ( yang ditulis oleh CEO dan Chief Software Engineer di Construx Software, editor IEEE Software sekaligus anggota IEEE Computer Society dan ACM) mengungkapkan bahwa estimasi biaya, usaha dan jadwal proyek software bukan sesuatu yang harus ditakuti, dan dianggap sebagai suatu misteri seperti yang banyak dipikirkan orang, melainkan sebagai pengetahuan dan pedekatan bagaimana melakukan estimasi secara efektif. Buku ini secara khusus membantu tim pengembang software, ketua teknik, dan manajer proyek untuk melakukan estimasi yang akurat, karena menyajikan sekumpulan tip&trik dan best practices dalam melakukan estimasi biaya, jadwal dan tenaga yang diperlukan dalam pengembangan software.

Last Updated ( Thursday, 03 April 2008 17:09 )  
Telkom Speedy

Statistics

Members : 3
Content : 64
Web Links : 6
Content View Hits : 6496